SPAN goes to Femina

 

Kekuatan seorang wanita bukan hanya dapat mengubah kehidupan keluarganya, namun juga dapat berperan besar untuk kemajuan institusi dimana dia berkarya.

Berawal dari kisah seorang pegawai Dit. Transformasi Perbendaharaan, RD Yen Yen Nuryeni, SPAN diperkenalkan secara luas dalam sebuah ajang pencarian Wanita Karir 2011 dari salah satu majalah wanita popular di negeri ini, Femina. Wanita muda yang saat ini menjabat sebagai Kasi Sarana dan Dukungan Jasa, mencoba bersaing dengan wanita di seluruh Indonesia melalui seleksi penganugerahan wanita karir.

Berbagai proses seleksi telah dilalui mulai bulan Oktober tahun lalu. Dengan latar belakang ingin mewakili figur PNS, khususnya PNS wanita, serta meningkatkan kapasitas dan knowledge yang mungkin dapat diterapkan dalam dunia kerja, mantan Kasi Verak KPPN Purwakarta ini ikut menjadi bagian sebagai salah satu dari 157 peserta Wanita Karir 2011.

Proses seleksi dilakukan oleh pihak Femina Group, Experd Consultant dan Prasetiya Mulya Business School. Dari 157 peserta, wanita yang akrab dipanggil Yen Yen ini berhasil terpilih menjadi 10 finalis terbaik, sehingga harus menjalani program karantina dan berbagai tahapan seleksi selanjutnya. Dalam seleksi ini, untuk pertama kalinya atribut SPAN mulai diperkenalkan kepada khalayak umum. Tak ayal, Direktur Transformasi Perbendaharaan dan rekan-rekan pun turut mendukung kegiatan tersebut sebagai salah satu sarana mensosialisasikan SPAN.

Selain itu, pada masa karantina pun, masih ada tahapan seleksi yang harus dilewati, yakni presentasi carrier plan. Kembali, wanita yang kini berusia 37 tahun itu mengulas tentang SPAN. Kementerian Keuangan pada tahun 2013, akan mengalami perubahan yang sangatfundamental dalam pengelolaan manajemen keuangan pemerintahdengan diimplementasikannya SPAN. Menurutnya, SPAN, sebuah perubahan besar atas proses bisnis, teknologi yang dikembangkan berbasis ERP (Enterprise Resource Planning)yang melibatkan sekitar 11.000 pegawai Kementerian Keuangan (Ditjen PBN, DJA, dan Pusintek) serta sekitar 24.000  satuan kerja yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,guna mewujudkan pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Dengan keberagaman SDM yang ada, merupakan tantangan tersendiri bagi wanita ini untuk menjadi bagian dari perubahan tersebut.

Atas kegigihannya, akhirnya pada acara malam penganugerahan Wanita Karir Femina di Hotel Gran Mahakam tanggal 27 Februari lalu, dia berhasil menyabet kategori khusus “The Promising Leader”. Istri pegawai Ditjen Pajak ini telah membuktikan bahwa dimanapun tempat berkarya, kita dapat menuai prestasi, asalkan kita mau dengan sungguh-sungguh menjalaninya.

 

“Hidup menawarkan banyak pilihan. Setiap pilihan kita, ada yang harus dibayar, yaitu risiko. Pandai-pandailah me-manage risiko dan lakukan yang terbaik dalam setiap momen, karena Tuhan tidak tidur,” pesan wanita yang ingin menjadi excellent leader tersebut.

Selamat kepada Yen Yen Nuryeni atas prestasi yang membanggakan ini. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi wanita-wanita lain di seluruh nusantara. (lf)

 

Beri Peringkat :

Your rating: None Average: 4.4 (14 votes)

Beri Komentar

Silakan login atau daftar dulu untuk mengirim komentar

Komentar Anda :

Bagikan Artikel Ini :

IT : Programer SPAN

Cari tahu jawabannya di halaman  F.A.Q.