RUANG INFORMASI SPAN di Kanwil DJPBN Provinsi Kalimantan Timur

Sore itu, tanggal 19 Oktober 2011 bertempat di Aula Kanwil DJPBN Provinsi Kalimantan Timur, untuk kali kedua dihelat acara sosialisasi SPAN dengan dihadiri Kepala Kanwil, Bapak Abdullah Nanung. Acara sosialisasi SPAN yang bermaterikan Infrastruktur dan IT SPAN berlangsung selama lebih dari 1 jam. Banyaknya peserta yang hadir dan mengajukan pertanyaan seputar SPAN baik mengenai proses bisnis, IT, maupun pertanyaan yang terkait dengan implikasi apabila SPAN diimplementasikan menunjukkan tanggapan positif dan antusiassme yang tinggi.

Dibandingkan dengan saat pertama kali diadakan sosialisasi SPAN, sosialisasi kali ini berbeda dari biasanya, banyak pertanyaan diluar materi sosialisasi yang dibawakan oleh DSU, pertanyaan tersebut khususnya seputar hubungan antara SPAN dengan kebijakan SDM. Tak dipungkiri bahwa sejak SPAN diperkenalkan banyak informasi yang berkembang. Kadang berasal dari sumber yang tidak jelas dan hanya berdasarkan asumsi-asumsi yang dibangun dari pemahaman/persepsi masing-masing. Hal ini menyebabkan kekeliruan dalam memaknai perubahan yang dibawa oleh SPAN. Banyak diantaranya berasumsi bahwa bila SPAN diimplementasikan maka akan berdampak pada terjadinya pengurangan pegawai secara besar-besaran. Isu semacam ini tentunya tidak dapat dibiarkan berlarut-larut. Selain mendatangkan kekhawatiran, tentunya akan mengganggu produktifitas pegawai. Bahkan secara langsung ataupun tidak dapat pula mengganggu kelancaran proses implementasi SPAN di kemudian hari.

Banyak peserta yang ingin mengajukan pertanyaan, namun mengingat keterbatasan waktu, tidak semua berkesempatan mengajukan pertanyaan. Namun, yang menarik adalah salah satu pertanyaan β€œ Bagaimana nasib kami yang tidak memahami IT/komputer, mengingat SPAN banyak bersinggungan dengan IT, apakah kami akan disingkirkan?”. Sebenarnya pertanyaan seputar hubungan SPAN dengan isu pengurangan pegawai telah sering muncul.

Setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Koordinator Duta SPAN, DSU menjelaskan β€œ Tidak ada hubungan pengurangan pegawai dengan SPAN, keduanya merupakan program yang berbeda. Yang akan dilakukan sehubungan dengan implementasi SPAN adalah upaya pemberdayaan pegawai.Untuk menjawab hal-hal seperti inilah DSU dibentuk jauh-jauh hari sebelum SPAN diimplementasikan. DSU sebagai agen perubahan, selain harus mensosialisasikan SPAN juga berkewajiban untuk menghimbau/mengajak/memotivasi para pegawai untuk bersiap menghadapi perubahan. Teman-teman harus lebih giat bertanya sekaligus mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan SPAN. Saat inilah momen yang tepat untuk mempelajari IT/komputer dan proses bisnis SPAN. Perubahan itu pasti terjadi, tinggal bagaimana kita menyikapi perubahan itu. Tidak elok rasanya apabila kita masih menggunakan cara lama dalam bekerja sementara cara baru (SPAN) sudah menjelang. Marilah kita belajar dan bersiap menghadapi SPAN, selagi masih banyak waktu untuk itu”, tegas DSU.

Melihat antusiasme dan rasa ingin tahu yang begitu besar, sangat disayangkan apabila kesempatan ini tidak dimanfaatkan untuk lebih mengenalkan SPAN. Menyadari hal ini, selain melalui GKM, DSU Kanwil DJPBN Provinsi Kalimantan Timur memperkenalkan pula Ruang Informasi SPAN yang baru dibentuk. Ruang Informasi SPAN ini berfungsi sebagai media alternatif untuk memperkenalkan SPAN. Diharapkan para pegawai dapat memanfaatkannya untuk menggali informasi dan menjadi tempat untuk bertanya seputar SPAN di luar acara sosialisasi (GKM). Sekaligus menjadikannya sebagai media untuk mengakomodir para pegawai yang memiliki pertanyaan seputar SPAN namun tidak terbiasa/enggan menyampaikannya di depan khalayak atau di forum-forum resmi.

Pada kesempatan ini pula, dengan tidak bosan-bosannya DSU menginformasikan kembali media-media yang dapat diakses para pegawai untuk mendapatkan berita dan gambaran seputar SPAN melalui website SPAN, dan newsletter (kabar SPAN), disamping Ruang Informasi SPAN itu sendiri tentunya.

Oleh : Meda Febriana (DSU Kanwil DJPBN Prov. Kaltim) /riss

Komentar

pemberdayaan pegawai

Yang juga akan dikerjakan berkenaan dengan implementasi SPAN yaitu usaha pemberdayaan streaming liga indonesia pegawai. Untuk menjawab beberapa hal seperti berikut DSU dibuat jauh-jauh hari sebelumnya SPAN diimplementasikan