Pergantian Peran sebagai Dinamika Organisasi

Bertempat di Pantai Laguna Kaur yang indah nan menawan, KPPN Manna mengadakan kegiatan internalisasi SPAN. Diawali dengan menempuh perjalanan sekitar dua jam dari  KPPN Manna, kegiatan yang dilaksakanakan di awal Januari 2013 ini diikuti oleh para pegawai KPPN Manna.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempertahankan sikap positif yang telah dicapai selama masa persiapan. Berbagai kegiatan selama ini telah dilakukan,baik melalui kegiatan Gugus Kendali Mutu (GKM), sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), maupun distribusi informasi melalui berbagai media SPAN selama tahun 2012.

Kegiatan internalisai ini diisi dengan berbagai game seru  , antara lain bermain peran sebagai tupai dan pohon dan game pipa air. Dari permainan tersebut diharapkan peserta memahami bahwa pergantian peran saat nanti SPAN diimplementasikan adalah hal biasa. Karena hal itu merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus berkembang. Tidak perlu terlalu dipermasalahkan perihal peran yang akan diberikan,namun lebih kepada apa yang bisa dilakukan dengan peran baru tersebut.  Selain itu juga diharapkan kerjasama yang selama ini telah terjalin diharapkan  semakin diperkuat untuk menghadapi segala kemungkinan permasalahan yang timbul selama masa transisi dan implementasi penuh SPAN.

Dengan penuh kegembiraan kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebagai ekspresi kesiapan dari seluruh pegawai KPPN Manna menyongsong implementasi SPAN tahun 2013. SPAN,  untuk pelayanan, serta moral pegawai yang lebih baik.

( Suroto-DSU Manna)  

 

 

Beri Peringkat :

Your rating: None Average: 4.1 (8 votes)

Beri Komentar

Silakan login atau daftar dulu untuk mengirim komentar

Komentar Anda :

Dengan slogan “Mudah, Praktis

Dengan slogan “Mudah, Praktis serta Nyaman”, sama sesuai singkatannya, MPN jadi diantara satu mercusuar layanan di Ditjen Perbendaharaan. Pada live streaming rcti rentang dekade Ditjen Perbendaharaan (2004-2014) ini, MPN malahan jadi lebih tangguh dengan dilaunchingnya MPN G-2 pada yg mendatangkan pelayanan penerimaan negara dengan cara elektronik.

Saat sebelum aplikasi MPN, ada tiga sistim penerimaan negara yg dioperasikan dengan cara terpisah, yakni : Sistim Penerimaan Negara (SISPEN) oleh Ditjen Budget/Perbendaharaan, Sistim Monitoring Pelaporan Pembayaran Pajak (MP3) oleh Ditjen Pajak, serta Sistim Electronic Data siaran langsung bola Interchange (EDI) yg dikelola oleh Ditjen Bea serta Cukai.

Bagikan Artikel Ini :

IT - Keabsahan Arsip Elektronik

Cari tahu jawabannya di halaman  F.A.Q.