Skip to main content
DTP DAN DSP BERSINERGI MENGHADAPI MASA TRANSISI

Jakarta, 12 September 2011. Sosialisasi peran DSP dalam rangka SPAN diselenggarakan di Kantor Direktorat Sistem Perbendaharaan (DSP). Kegiatan tersebut hasil kerjasama Direktorat Transformasi Perbendaharaan (DTP) dengan DSP. Satu hal yang harus dipersiapkan, terutama oleh DSP adalah kesiapan mengelola SPAN dan SAKTI yang akan diserahkan oleh konsultan setelah selesai fase pengembangan. Hal tersebut mengemuka dalam sosialisasi yang dipandu oleh Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Teknologi Informasi, Bobby A.A. Nazief, Direktur Transformasi Perbendaharaan, Paruli Lubis, dan Direktur Sistem Perbendaharaan, AR. Ritonga.

Bobby A.A Nazief pada sosialisasi yang dihadiri seluruh pejabat dan pegawai DSP tersebut mengutarakan bahwa “Masing-masing unit eselon II Ditjen Perbendaharaan mempunyai tugas dan fungsi yang jelas (dalam implementasi SPAN- red), namun di masa transisi, lebih diorientasikan pada apa yang betul-betul akan dilaksanakan,” Hal ini menjadi arahan yang cukup penting terutama saat memasuki masa transisi peralihan sistem. “Sedangkan untuk DSP diharapkan agar berperan lebih aktif, menjaga dan mengelola kegiatan pengelolaan sistem informasi Ditjen Perbendaharaan dalam konteks transisi dari sistem legacy (sistem yang saat ini digunakan) ke SPAN” lanjutnya.

Saat ini DSP sendiri bertugas mengelola sistem perbendaharaan yang telah mengalami banyak sekali perkembangan di beberapa tahun terakhir ini terutama sejak tahun 2005 saat digunakannya teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan negara. Perbaikan sistem terus menerus dilakukan oleh DSP untuk meningkatkan efektifitas dan akuntabilitas, sehingga beberapa aplikasi tercatat telah berhasil diluncurkan seperti aplikasi pencairan dana (SPM-SP2D), aplikasi akuntansi, aplikasi gaji, dan lain-lain. SPAN akan menjadi sistem yang mengintegrasikan sistem-sistem yang ada tersebut dalam satu data center dan satu sistem. Untuk itu, DSP tentu akan memegang peranan penting dalam pengelolaan SPAN dikemudian hari. Dengan segala pengalaman yang telah dimilikinya, DSP akan menjadi pihak yang sangat berperan dalam mensukseskan fase transisi sampai dengan implementasi SPAN.

Senada dengan hal tersebut, Direktur DTP, Paruli Lubis, mengungkapkan bahwa peranan DSP dalam rangka SPAN antara lain pengelola infrastruktur teknologi informasi, pengelola data dan SAKTI, pengelola aplikasi dan database legacy system, dan menerima alih teknologi dari konsultan SPAN dan SAKTI. Selain itu, Paruli Lubis juga menyampaikan jadwal roll out SPAN yang akan dimulai pada awal tahun 2012. Melihat ketatnya jadwal tersebut tentunya sinergi dari semua pihak dalam menghadapi isu-isu saat transisi pergantian sistem ini menjadi kunci. Untuk itu dibutuhkan komitmen kita bersama untuk mensukseskan implementasi SPAN.

Kontributor : Lintry Febriani 

Beri Peringkat :

Your rating: None Average: 4 (3 votes)

Beri Komentar

Silakan login atau daftar dulu untuk mengirim komentar

Komentar Anda :